HEALTH TIPS

Bahayanya Duduk Terlalu Lama

7 Feb 2017

Teknologi banyak membawa perubahan dalam hidup manusia dan membuat kita lebih banyak duduk saat bekerja, di rumah maupun saat bepergian. Berdasarkan survei di tahun 2013 yang dilakukan oleh Ergotron, warga Amerika menghabiskan waktu 13 jam untuk duduk dan 8 jam untuk tidur, jadi total aktifitas sedentari mereka adalah 21 jam dalam sehari. Pola hidup sedentari atau cara hidup seseorang yang kurang aktif dalam bergerak dan melakukan aktifitas fisik bisa berbahaya bagi kesehatan.

 Image result for duduk terlalu lama

 

Bahaya Duduk Terlalu Lama

Kebiasaan duduk terlalu lama dapat meningkatkan semua resiko penyakit yang menyebabkan kematian. Para ahli menganjurkan seseorang untuk mengurangi kebiasaan duduk terlalu lama seperti saat menonton TV atau bekerja. Berikut ini adalah alasan mengapa duduk terlalu lama berbahaya bagi kesehatan :

 

1. Penumpukan Lemak di Perut

Duduk terlalu lama dapat meningkatkan jumlah lemak yang tertimbun dalam perut. Jika kamu tidak bergerak atau cukup berolahraga, tubuh akan kesulitan membakar lemak. Sebuah studi yang dipublikasikan oleh American Journal of Physiology menyebutkan bahwa bergerak dan berolahraga dapat memicu otot melepaskan senyawa lipoprotein lipase yang dapat membakar lemak. Sebagaimana yang kita ketahui bahwa penumpukan lemak di area perut dapat meningkatkan resiko berbagai macam penyakit seperti diabetes, penyakit jantung koroner, kanker dan bahkan kematian.

 

2. Penyakit Jantung

Duduk terlalu lama juga berdampak buruk pada organ internal tubuh terutama jantung. Terlalu lama duduk di tempat yang sama dan tidak banyak bergerak dapat mengurangi intensitas aliran darah ke seluruh tubuh termasuk jantung. Kurangnya aliran darah dalam tubuh membuat lemak lebih mudah masuk ke dalam pembuluh darah dan menyumbat arteri maupun jantung. Penyumbatan tersebut nantinya akan menyebabkan meningkatnya kadar kolesterol dalam tubuh dan resiko penyakit jantung koroner.

Faktanya, seseorang yang duduk terlalu lama memiliki resiko 82% lebih tinggi mengalami penyakit jantung koroner.

 

3. Lemahnya Otot Kaki & Bokong

Jika kamu duduk terlalu lama saat bekerja atau melakukan aktifitas sehari-hari tanpa beristirahat dan sejenak bergerak maka hal ini dapat beresiko pada otot kaki dan bokong. Jika otot kaki tidak banyak digunakan, otot kaki akan melemah dan menyebabkan atropi. Atropi adalah gangguan pada otot yang membuatnya kehilangan kekuatan dan keseimbangan saat berjalan atau bergerak. Jadi sebaiknya hindari duduk terlalu lama dan berjalan atau bergeraklah sejenak saat istirahat.

 

4. Nyeri Punggung & Leher

Bahaya duduk terlalu lama dan dalam posisi yang salah dapat menyebabkan nyeri pada bagian punggung dan leher. Saat duduk, tubuh memberi lebih banyak tekanan pada tulang belakang dan jika dibiarkan terlalu lama dapat menyebabkan kelainan pada tulang belakang. Selain itu, duduk terlalu lama membuat otot tertarik saat digerakkan secara tiba-tiba sehingga menimbulkan rasa sakit pada leher dan punggung seperti yang dilaporkan oleh sebuah penelitian yang dipublikasikan dalam European Spine Journal pada tahun 2007. Lebih parahnya terlalu lama duduk dapat menyebabkan kerusakan otot, tulang, sendi dan ligamen seperti yang dinyatakan dalam salah satu studi.

 

5. Peningkatan Resiko Kanker

Terlalu banyak duduk dan pola hidup sedentari dapat menyebabkan peningkatan resiko penyakit kanker, kolorektal, paru-paru, endometrial, ovarium, kolon dan kanker prostat. Sebaiknya lakukan gerakan dan istirahat sejenak jika kamu bekerja pada posisi yang sama selama berjam-jam.

 

6. Peningkatan Kadar Gula Dalam Darah

Seseorang yang memiliki pola hidup yang terbiasa duduk dalam waktu yang lama memiliki resiko yang lebih tinggi mengalami penyakit diabetes dan kehilangan kemampuan mengatur kadar gula darah dalam tubuh.

 

7. Penyakit Mental

Tidak hanya menyebabkan gangguan pada fisik, terlalu lama duduk dibelakang meja kerja juga dapat menyebabkan gangguan pada kesehatan mental. Duduk dalam posisi yang sama selama berjam-jam dapat mempengaruhi asupan darah dan oksigen dalam otak yang berakibat pada menurunnya fungsi otak. Seseorang akan menjadi sulit berkonsentrasi dan kehilangan fokus.

 

8. Kerusakan Organ Hati

Bahaya duduk terlalu lama juga berdampak buruk bagi organ hati. Ketika kamu duduk terlalu lama, darah mengalir lebih lambat dan otot kurang membakar lemak, yang membuat asam lemak menyumbat organ hati.

 

9. Deep Vein Thrombosis (DVT)

Duduk terlalu lama dapat menyebabkan gangguan pada area kaki yang dikenal dengan nama Deep Vein Thrombosis. Deep vein thrombosis (DVT) atau thrombosis vena adalah suatu kondisi dimana thrombosit atau sel keping darah terakumulasi pada kaki bagian bawah dan membeku. Pembekuan thrombosit di area tersebut dapat menyebabkan rasa nyeri yang teramat sangat.

 

Tips untuk mencegah dampak buruk duduk terlalu lama:

Duduk dan berjalanlah saat menelpon seseorang

Pilihlah meja kerja yang cukup tinggi atau meja yang dapat digunakan saat berdiri.

Jika memungkinkan letakkan pekerjaan dimeja kerja yang cukup tinggi dengan treadmill dibagian bawah sehingga kamu dapat terus bergerak saat bekerja.

Bangun dan berjalanlah setiap setengah jam saat kamu sedang bekerja

Lakukan aktifitas olahraga seperti yoga atau lainnya saat kamu tidak bekerja

Saat duduk, duduklah dengan posisi yang benar agar postur tubuh kamu tetap terjaga dan kamu tidak akan mengalami sakit pada punggung dan leher.

 

Berikut adalah jabaran tentang duduk terlalu lama, semoga bermanfaat :)

 


Share


RECOMMENDED FOR YOU


MENU
NEWS
MEDIA
ABOUT US
CONTACT US
YOUR INBOX DESERVES BETTER

SIGN UP
Free Health Expert Tips

Get the best tips for healthy living right to your inbox.