HEALTH TIPS

12 Cara Ampuh Untuk Memperbanyak ASI

15 Apr 2017

Setiap Ibu yang menyusui pasti kepikiran apakah bayi sudah mendapatkan cukup ASI atau kah tidak? Tentu kekhawatiran ini akan semakin menjadi-jadi ketika memang produksi air susu dirasa sangat sedikit sehingga bayi selalu rewel karena kekurangan ASI, sedangkan memberi susu formula bukanlah solusi terbaik.

Masalah kurangnya produksi ASI kerap terjadi pada awal-awal persalinan, padahal pada saat itu bayi baru saja terputus asupan makanannya yang sebelumnya disuplai penuh oleh plasenta selama dalam kandungan. Tentu ini merupakan masa-masa dimana bayi sangat membutuhkan ASI karena hanya itu makanan terbaik bagi bayi baru lahir. Berbagai upaya mungkin telah dilakukan untuk memperbanyak ASI, jika sampai saat ini belum berhasil juga, mungkin ada yang salah, coba simak tips berikut ini.

 

Image result for CARA MEMPERBANYAK ASI

 

12 Cara Memperbanyak ASI Secara Alami Tanpa Efek Samping, yaitu:

 

1. Terus Menyusui

Cara terbaik untuk meningkatkan produksi ASI adalah selalu menyusui bayi. Hal ini terkait dengan prinsip stimulus dan respon, ketika bayi terus berusaha ‘nenen’ disitulah stimulus atau rangsangan akan terus diberikan, maka secara alami tubuh sang ibu akan memberikan respon berupa peningkatan produksi ASI sesuai dengan stimulus yang diterima. Semakin sering kamu menyusui, maka semakin memperbanyak ASI.

 

2. Skin to Skin Nurse

Setiap kali menyusui bayi mu, yang terbaik untuk dilakukan adalah skin to skin nurse, dalam artian ketika menyusui usahakan agar kulit bayi bersentuhan langsung dengan kulit kamu tanpa sehelai kainpun yang menghalangi. Ini berarti bahwa sebaiknya kamu melepas kaos dan bra, sedangkan bayi hanya menggunakan popok. Ketika sudah demikian, gunakanlah selimut untuk menutupi kalian berdua dan terus rutinkanlah cara seperti ini. Hal ini tidak hanya akan meningkatkan produksi ASI, tetapi juga akan meningkatkan ikatan emosional yang luar biasa antara ibu dan bayi. Teknik yang sama dalam melakukan Inisiasi Menyusui Dini (IMD) Bayi Baru Lahir

 

3. Jangan Batasi Waktu Menyusui

Jangan Dihentikan Jangan membatasi waktu untuk menyusui. Cobalah untuk memberikan bayi waktu menyusu sebanyak yang dia butuhkan, ketika bayi sudah cukup kenyang maka secara otomatis dia akan berhenti menyusu dengan sendirinya. Dan jangan lupa untuk memberikan ASI dari payudara sebelahnya secara bergantian.

 

4. Jangan Gunakan Dot, Botol, dan Makanan

Selama 6 bulan pertama kehidupan bayi, ASI dan menyusui harus menjadi satu-satunya sumber makanan. Dot, botol atau bahkan makanan padat harus dihindari sebisa mungkin karena akan cenderung mengurangi rasa lapar, yang membuat bayi cenderung malas untuk menyusu. Bahkan karena aliran dari botol dot lebih kencang dan lebih mudah keluar, maka bayi menjadi ogah ketika ditawarkan ASI langsung dari ibunya. Jika demikian, maka produksi ASI akan terus berkurang sampai akhirnya berhenti.

 

5. Cukup Tidur dan Hindari Stres

Untuk ibu-ibu dengan bayi yang baru lahir, mungkin terdengar mustahil untuk bisa tidur nyenyak dalam waktu yang cukup, bayi sering mengajak begadang lantaran siklus tidur yang belum teratur. Namun, sesungguhnya cukup tidur dan menghindari stres bagi ibu adalah hal terbaik untuk memperbanyak ASI. Meskipun sulit dilakukan, tapi cobalah untuk tidur siang saat bayi tidur. Mintalah bantuan bantuan dari pasangan, teman, atau keluarga untuk mengurus keperluan sehari-hari. Jika kamu berhasil mendapatkan tidur yang cukup dan tetap santai, maka semakin baik produksi ASI baik kualitas ataupun kuantitasnya.

 

6. Perhatikan Makanan

Kamu Ibu menyusui harus memperhatikan baik-baik makanan yang hendak dikonsumsi disamping kita perhatikan kuantitasnya, karena wanita menyusui membutuhkan tambahan kalori sekitar 500 kalori perhari, kita juga harus memperhatikan kualitas makanan. Jenis makanan tertentu ternyata ada yang bisa memperbanyak ASI dan ini harus banyak dikonsumsi. Daun katuk, sayuran dari segala jenis, buah-buahan, kacang-kacangan, gandum, bubur, serta berbagai jenis biji-bijian akan merangsang produksi ASI secara alami. Minum banyak cairan juga sangat penting.

 

7. Suplemen Penambah ASI

Ada sejumlah suplemen dan obat-obatan yang bisa merangsang produksi ASI. Namun, sebelum mencoba semua ini, sebaiknya berkonsultasi dengan dokter atau bidan terlebih dahulu. Bahkan tak jarang mereka membekali setiap ibu yang baru melahirkan dengan suplemen penambah ASI.

 

8. Pompa

Salah satu cara yang baik untuk menjaga payudara agar selalu terangsang untuk menghasilkan ASI adalah dengan memompanya. Gunakanlah pompa ASI, memompa secara konsisten antara periode menyusui akan merangsang produksi ASI. Masing-masing payudara setidaknya dipompa sekitar 10 menit. Tahukah kamu bahwa pada pukul 2-5 pagi, produksi ASI cenderung lebih tinggi, sehingga memompa selama periode ini sangat dianjurkan, jika itu memungkinkan.

 

9. Pastikan Bayi Menyusu dengan Tepat

Jika mulut bayi tidak menempel dengan benar saat menyusu, maka dia tidak akan mendapatkan cukup susu dan produksi ASI itu sendiri tidak akan dirangsang sebagaimana mestinya. Kesalahan terbanyak yaitu: mulut bayi hanya meliputi ujung puting, padahal seharusnya meliputi hingga pangkal sampai areola (bagian yang berwarna gelap sekitar pangkal puting).

Tidak hanya itu saja, posisi menyusui yang tidak tepat juga bisa menyebabkan lecetnya puting susu.

 

10. Suasana Tenang

Bayi yang baru lahir sudah memiliki indera pendengaran yang matang, oleh sebab itu setiap suara dan kebisingan akan sangat mengganggunya termasuk ketika menyusui. Maka dianjurkan untuk menyusui pada ruangan yang jauh dari kebisingan, buatlah suasana yang tenang dan relaks sehingga membuat bayi lebih lama menyusu. Dengan demikian, ibu juga bisa rileks saat menyusui. Hal ini merupakan salah satu cara memperbanyak ASI dengan pendekatan psikologis yang sangat berpengaruh.

 

11. Pemijatan Payudara

Bayi yang baru lahir sering cenderung jatuh tertidur saat menyusui, terutama jika aliran ASI mulai melambat, hal ini bisa membuat air susu menggumpal di dalam payudara dan membuat aliran ASI menjadi tidak lancar. Oleh sebab itu perlu dilakukan pemijatan untuk memecah gumpalan dan membuka penyumbatan. Ketika payudara terasa keras kompreslah dengan air hangat selama 10 menit, setelah itu lakukan pemijatan.

Pemijatan bisa dilakukan dari bagian pangkal payudara kemudian tekan ke arah dinding dada dengan menggunakan kedua jari secara merata. Selanjutnya kamu dapat melakukan pemijatan dengan arah melingkar seperti alur obat nyamuk bakar sampai menuju ke area puting. Ingat, jangan dibalik alur ini karena tujuan kita adalah melancarkan aliran ASI.

 

12. Hindari Asap Rokok

Jika kamu perokok maka berhentilah sekarang juga, apabila suami kamu merokok jangan perbolehkan untuk merokok di ruang bayi. Asap rokok akan menghambat ASI dan memberikan pengaruh negatif yang berbahaya pada bayi akibat zat kimia yang terkandung di dalamnya. Begitu pula dengan makanan yang mengandung kafein, seperti pada kopi yang akan menimbulkan pengaruh buruk pada bayi.

Konsultasikan dengan dokter, jika kamu mengalami hal-hal berikut ini: Cedera payudara. Pernah operasi payudara. Kehilangan banyak darah selama dan setelah melahirkan. Masih ada bagian plasenta dalam rahim alias belum bersih Memiliki gangguan hormonal, seperti tingginya tingkat hormon tiroid atau rendahnya kadar hormon tiroid. Menggunakan obat tertentu seperti pseudoefedrin, dekongestan, pil kontrasepsi kombinasi dan lain - lain.

 

Semoga tips ini bermanfaat ya :)

 


Share


RECOMMENDED FOR YOU


MENU
NEWS
MEDIA
ABOUT US
CONTACT US
YOUR INBOX DESERVES BETTER

SIGN UP
Free Health Expert Tips

Get the best tips for healthy living right to your inbox.